“Perpisahan adalah awal
bagi yang baru.
Seperti rajawali saat meninggalkan anak-anaknya.
Seperti ular
yang membuang kulit luarnya di musim panas.
Pun seperti letupan dalam buih,
setiap hentakan perpisahan selalu melahirkan pencerahan yang akan terbekal
dalam
waktu selanjutnya.
Seperti air yang selalu mengalir ke bawah, perpisahan adalah
alami.
Meninggalkan dan ditinggalkan selalu menjadi bagian hidup anak manusia.
Sebab,
kelak setiap orang pasti akan meninggalkanmu. .
atau justru kamu yang akan
meninggalkan mereka.
Tidak ada kebersamaan yang abadi, bumi selalu
berputar, pagi selalu hadir sebagai titik pisah antara malam dan siang.
Seperti
anak panah yang melesat dari busurnya, anak panah itu akan berlari menuju
sasaran, dan busur pun kembali siap menjadi pelontar bagi yang lain.
Itulah
proses, itulah roda, itulah waktu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar