Sabtu, 06 April 2013

Sebuah Evaluasi Diri

--> Tak Terasa 2,5 tahun sudah menjalani amanah di kantor ini,begitu banyak cerita baik senang maupun duka,…Satu persatu silih berganti…ada yang masuk dan ada juga yang keluar…
One by one left,I hope to run all jobs and  I was able survive here, Don’t Worry…Allah with you..
Seperti dalam hidup ini ada yang masuk ke dunia ini dan ada yang meninggalkan dunia ini…Ada pertemuan dan ada perpisahan,,,
Sukses tidaknya hidup seseorang sangat bergantung pada kemampuan mengawasi diri.
Seberapa banyak kebaikan yang diperbuat dan seberapa besar kesalahan yang terlakoni. Kalau hasil hitungan itu positif, syukur adalah sikap yang paling tepat. Tapi jika negatif, istighfarlah yang terus ia ucapkan. Kesalahan itu pun menjadi pelajaran, agar tidak terulang di hari esok.
Seminggu yang lalu di kantor baru aja evaluasi per 3 bulan atau yang biasa disebut tri wulan…Banyak evaluasi khususnya pada diri ini..karena masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki…
Begitulah kita sebagai manusia tidak hanya dengan habluminannas yang harus ada evaluasinya,tapi habluminallah harus juga bisa memusahabah diri ini setiap saat..karena kita tak pernah luput dari kesalahan-kesalahan
Muhasabah yang tidak jernih kerap menonjolkan amalan dari segi jumlah. Bukan mutu. Padahal, Allah swt tidak sekadar melihat jumlah, tapi juga mutu, Bagaimana niat amal, seberapa besar kesadaran dan pemahaman dalam amal tersebut. Dan selanjutnya, sejauhmana produktivitas yang dihasilkan dari amal.
Semoga penilaian diri ini tidak hanya baik di mata manusia…tapi baik di mata Allah..Sehingga menjadi pribadi yang bertakwa kepada-Nya
If Allah is the goal, why should you be defeated by the obstacles in the presence of Allah?
If you make a living is worship, the hard work we, Allah willing, 
the greater the reward that will be given by Allah. 
If earned income is provision for worship, 
the more income they get, the more religious you can do

Tidak ada komentar:

Posting Komentar