Minggu, 29 September 2013

Investasi Waktu



Bayangkan bila ada sebuah bank yang memberi pinjaman uang kepada kita sejumlah Rp. 86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus kita gunakan. Dan pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak kita gunakan selama sehari.
Coba tebak!!, apa yang akan kita lakukan?
Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu. Betul nggak ? (dalam hati kecil kita tentu akan mengatakan iya yaa! )
Setiap makhluk yang ada di alam inipun telah dianugerahi oleh NYA bank semacam itu; yang diantara kita kenal dengan nama WAKTU.
Setiap pagi, ia akan memberi kita 86.400 detik. Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak kita gunakan untuk tujuan baik. Dan dia tidak akan memberikan sisa waktunya pada kita. Juga dia tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk kita. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa.
Jika kita tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa kita. Kita tidak bisa menariknya kembali. Juga, kita tidak bisa meminta “uang muka” untuk keesokan hari.Kita harus hidup di dalam simpanan hari ini.
Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan kita
Jarum jam terus berdetak, waktu terus berjalan tanpa henti-hentinya. Gunakan waktu kita sebaik-baiknya.
Untuk lebih mengetahui pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas.
Untuk lebih mengetahui pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayinya prematur.
Untuk lebih mengetahui pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
Untuk Lebih mengetahui pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih, istri atau anak anda yang sedang menunggu untuk bertemu.
Untuk lebih mengetahui pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang. Untuk lebih mmengetahui pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
Untul lebih mengetahui pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada ruh di yaumil akhir nanti yang menyesal dan berharap kembali ke dunia barang semili detik untuk bertobat padaNYA.
 Hargailah setiap waktu yang kita miliki. Dan ingatlah waktu tidak akan mau menunggu siapa-siapa.
Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah nafsu & prasangka, dan pengawalnya yang paling setia adalah kerendahan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar